Theasianewsone.com,Ketapang – kericuhan terjadi saat kejuaraan Partai final Bupati Ketapang Cup 2025 yang mempertemukan Kendawangan FC dengan Popeye Tim di Stadion Tentemak Senin (24/11/2025).
Laga baru berjalan satu menit ketika terjadi pelanggaran keras antara dua pemain ,Wasit langsung meniup peluit dan mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Kendawangan FC bernomor punggung 12. setelah berdiskusi dengan asisten wasit, kartu kuning tersebut dinaikkan menjadi kartu merah untuk pemain yang sama.
Keputusan yang dinilai sangat gegabah itu memicu protes keras dari para pemain Kendawangan, Adu mulut dan saling dorongpun tak dapat terhindari di tengah lapangan.
Kiper Kendawangan FC menjadi salah seorang pemain yang paling keras melancarkan protes hingga sempat melepaskan jerseynya di luar lapangan.
Situasi kian memanas dan nyaris berujung adu pukul, sebelum akhirnya wasit kembali mengeluarkan kartu merah kedua untuk pemain Kendawangan.
Petugas keamanan sigap meredam ketegangan hingga kondisi kembali terkendali. Seluruh wasit yang jadi sasaran kemarahan langsung diamankan petugas , mirisnya pertandingan diputuskan tidak dilanjutkan.
Musyawarah pun dilakukan secara mendadak dilaksanakan oleh panitia dengan keputusan gelar kejuaraan bupati Ketapang cup 2025 dijuarai oleh kedua kesebelasan.
Keputusan yang dianggap mengecewakan bagi para sporter dan penonton ini yang sangat berharap menyaksikan laga final hingga tuntas.
“Saya sudah datang dari siang ke sini, mau lihat pertandingan. Baru mulai satu menit sudah ricuh. Jujur, kecewa sekali. Harusnya pemain bisa lebih tenang, ini kan pertandingan bergengsi,” ujar pendukung Kendawangan FC ini ,”aku rudi dengan nada kesal.
Sementara itu di sisi lain stadion, Andi (28), pendukung Popeye FC, juga menyampaikan kekecewaannya. Menurutnya, tensi pertandingan sebenarnya bisa dikendalikan jika keputusan wasit lebih tegas dari awal.
“Kami penonton mau lihat bola, bukan keributan. Rasanya sayang, final sebesar ini malah berakhir tanpa pemenang. Suasana sudah bagus, stadion penuh, tapi akhirnya buat kecewa,” keluhnya.(RT)
